Apa Yang Harus Dilakukan Mudik Dari Red Zone COVID19 agar tidak dikira penyebar wabah

Apa Yang Harus Dilakukan? Mudik Dari Red Zone COVID19

Spread the love

Pmitebo.or.id, Cerita Relawan – Tidak sedikit dari kita membaca berbagai postingan untuk mengingatkan kita tentang COVID-19. Tak kalah pentingnya yaitu memahami gejala awal terinfeksi virus corona. Apalagi, mereka yang mempunyai riwayat telah melakukan kontak dekat dengan seseorang dinyatakan positif Covid-19.

Disamping itu, kita sulit untuk mendeteksi darimana kita tertular, ingat kan bagaimana kasusnya pangeran charles tertular COVID19. O iya, untuk kamu yang tetap nekat mudik dari daerah yang dinyatakan wabah COVID19. Soalnya, sulit membendung untuk tidak mudik. Berikut kita ulas caranya agar kamu dikira tidak menjadi penyebar Virus atau Terpapar Virus. Eh, sekaligus menjawab apa yang harus dilakukan ketika mudik dari red zone COVID19.

Baca Juga : Bagaimana cara kerja Live Chat PMI Tebo, Menjawab Pertanyaan Kamu?

Ketika pulang tetap dirumah, kecuali darurat medis

Tetap Dirumah

Apabila kalian pulang dari daerah yang dinyatakan darurat siaga COVID19, kalian dapat mengisolasi diri ketika sampai dirumah. Batasi dahulu aktivitas diluar rumah kecuali hal penting. O iya apabila ada keluhan medis (batuk, pilek, sesak nafas, demam) segera lapor ke Pusat Kesehatan terdekat. Namun gunakan masker atau alat pelindung diri lainnya.

Hindari area publik, atau tempat umum

Jangan pergi bekerja, sekolah, atau area publik. Setalah kalian pulang ya? Tujuannya agar kalian tidak terpapar COVID19 atau potensi menularkan apabila sakit, karena gejala COVID19 hampir memiliki kesamaan dengan Flu.

Hindari transportasi umum

Hindari menggunakan transportasi umum, berboncengan, atau taksi. O iya nanti baca juga ya pengalaman dari penanya sebelumnya.

Baca Juga : Baru pulang dari bandung – jogja, aku harus bagaimana?

Memisahkan diri dari orang lain dan hewan di rumah

Memisahkan diri, Sabar Ya

Sebisa mungkin, #dirumah aja dan jaga jarak dengan orang lain di rumah Anda. Selain itu, jika ada atau memungkinkan, gunakanlah kamar mandi terpisah.

Batasi kontak dengan hewan peliharaan dan hewan lainnya

Baca Juga : Social Distancing dan Cara Membuat Disinfektan

Batasi kontak dengan hewan peliharaan dan hewan lainnya. Meskipun belum ada laporan bahwa hewan dapat menimbulkan infeksi virus Covid-19. Bagi yang sedang sakit jaga jarak ya dengan hewan peliharaan. Kalau bisa, mintalah orang yang tinggal serumah untuk merawat hewan peliharaan ketika Anda sakit

Kunjungan ke dokter

Hubungi dahulu pihak medis apabila kamu memiliki gejala COVID-19 atau mungkin terinfeksi Covid-19. Hal ini akan membantu penyedia layanan kesehatan mengambil langkah-langkah untuk pencegahan terhadap orang lain agar tidak terinfeksi .

Baca Juga : Bayi pilek saat liburan, simak tipsnya

Kenakan masker wajah apabila Anda sakit

Apabila sakit

Anda harus mengenakan masker ketika anda sakit. Terutama saat ditempat umum, bersama keluarga, atau hewan peliharaan. Tak kalah pentingnya sebelum Anda memasuki kantor penyedia layanan kesehatan.

Jika merawat orang lain

Jika orang yang sakit diharuskan mengenakan masker, tapi kalau kesulitan nafas gimana. Solusinya, maka orang yang tidak sakit, tidak boleh tinggal di kamar yang sama dengan mereka. Atau, yang sehat harus mengenakan masker jika memasuki ruangan yang terdapat orang sakit.

Baca Juga : Air Biasa Tidak Bisa Bunuh COVID-19, Fakta

Tutup mulut saat batuk dan bersin

Bagaimana sih etika batuk dan bersin?

Tutupi mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk atau bersin. Jangan lupa, buang tisu bekas ke tempat sampah. Segera cuci tangan dengan sabun dan air minimal 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, bersihkan tangan dengan pembersih tangan berbahan dasar alkohol setidaknya 60 persen.

Sering-sering membersihkan tangan

Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Terutama setelah batuk, atau bersin, dari kamar mandi, sebelum makan atau menyiapkan makanan.

Jika sabun dan air tidak tersedia

Kamu dapat mengunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol dengan setidaknya 60 persen gosokkan bersama-sama hingga terasa kering.

Sabun dan air adalah pilihan terbaik jika tangan terlihat kotor. Hindari menyentuh secara langsung bagian mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci

Baca Juga : Sehat Selalu, Untuk Kamu Mahasiswa Rantau. Curhat Boleh

Hindari penggunaan barang bersama-sama

Tidak boleh menggunakan barang bersama – sama dengan orang yang sakit terutama gejala COVID19.

Bersihkan semua permukaan yang disentuh setiap hari

Permukaan yang disentuh setiap hari misalnya meja, gagang pintu, perlengkapan kamar mandi, toilet, telepon, keyboard, tablet, dan meja samping tempat tidur. Lakukan pembersihan permukaan yang disentuh secara rutin. Bersihkan permukaan yang mengandung darah, tinja, atau cairan tubuh. Gunakan semprotan pembersih sesuai dengan instruksi. Biasanya, ada instruksi untuk penggunaan produk pembersih yang aman dan efektif termasuk tindakan pencegahan yang harus Anda ambil saat menggunakan produk.

Baca Juga : Cara Pembuatan Disinfektan, Ala PMI Tebo. Bahan Mudah Kok

Pantau gejalanya COVID-19

Cari pertolongan medis segera jika kondisi Anda memburuk (misalnya, kesulitan bernapas).

Apa yang harus dilakukan? Yaiut, sebelum mencari perawatan medis, hubungi penyedia layanan kesehatan Anda dan beri tahu mereka bahwa Anda telah, atau sedang dievaluasi terkait Covid-19. Lalu, Kenakan masker wajah sebelum Anda memasuki fasilitas kesehatan. Minta penyedia layanan kesehatan ntuk menghubungi departemen kesehatan setempat. Orang-orang yang ditempatkan di bawah pengawasan aktif atau pemantauan mandiri yang difasilitasi harus mengikuti instruksi yang diberikan oleh departemen kesehatan setempat atau profesional kesehatan kerja, sebagaimana diperlukan.

Baca Juga : Kenali Gejala COVID-19, Penting

Menghentikan isolasi di rumah

Tetap di rumah sampai diperintahkan untuk keluar dari rumah. Pasien Covid-19 yang dikonfirmasi harus dilakukan pencegahan isolasi di rumah. Hingga dinyatakan, risiko penularan kepada orang lain dianggap rendah. Keputusan untuk menghentikan pencegahan isolasi rumah, nantinya akan dibuat berdasarkan kasus per kasus. Tentunya dalam konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.

Itulah beberapa cara terkait apa yang harus dilakukan, mudik dari red zone COVID19. Jangan panik ya karena rasa panik bahkan hingga stress akan menurunkan imunitas, klik disini penjelasannya.

__Terbit pada
Maret 26, 2020
__Kategori
Cerita Relawan

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890