Assesment PMI Tebo dan Pemdes

Assesment PMI dan Pemdes Teluk Lancang “ 315 Jiwa Terdampak Banjir”

Spread the love

Kerjasama untuk kemanusiaan

Pmitebo.or.id, Kepalangmerahan – Dalam respon bencana banjir bandang di Desa Teluk Lancang Kecamatan VII Koto ada hal yang membuat para Sukarelawan PMI Kabupaten Tebo berkesan. Disaat pemerintah desa sedang bingung untuk medata Jumlah terdampak, PMI Kabupaten Tebo hadir untuk sama – sama mencari solusi.

PMI Tebo bersama Pemerintah Desa terjun secara langsung dengan melibatkan Kepala Dusun setempat. Sehingga, berdampak pada perubahan data. Awalnya, terpublish di media KK terdampak Banjir mencapai 40 Rumah. Setelah dilakukan Rapid Assesment sesuai dengan panduan form assesment PMI data terdampak bencana mencapai 63 KK atau 315 Jiwa.

Assesment bersama dilakukan secara wawancara dan melihat data kependudukan serta letak geografis untuk melihat dampak bencana banjir termasuk lahan terendam dan fasilitas umum. Setelah mendapatkan data real di lapangan, PMI Kabupaten Tebo menyusun dan mengolah data untuk selanjutnya dilakukan detail Assesment. Bahkan, rumah Kepala Desa Teluk Lancang menjadi tempat posko PMI.

“Terima kasih atas fasilitas yang diberikan oleh Kepala Desa Teluk Lancang dan sambutan hangat dari masyarakat” Tutur Muhammad Rio Tofani (Wakil Komandan KSR PMI Tebo”

Dalam sistematika untuk penyusunan data assesment PMI melakukan secara manual dan pelaporan secara digital atau online. Pada saat bencana listir padam di dua dusun dari tiga dusun di Desa Teluk Lancang.

Secara terpisah, Jika merujuk pada Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan maka ada beberapa poin tugas dari PMI yaitu :

a. memberikan bantuan Bersenjata, kerusuhan, lainnya;

b. memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. melakukan pembinaan relawan;

d. melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan Kepalangmerahan;

e. menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan kegiatan Kepalangmerahan;

f. membantu dalam penanganan musibah dan/atau bencana di dalam dan di luar negeri;

g. membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial; dan

h. melaksanakan tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan oleh pemerintah.

Sementara itu, dalam Peraturan Bupati Tebo Nomor 39 Tahun 2017 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Bencana di Kabupaten Tebo, PMI Tebo berperan serta dalam Bidang Kesehatan, Perencanaan dan Pengendalian Penyelenggaraan Pendidikan Darurat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaat. Namun dalam SOP apabila sewaktu – waktu terjadi bencana BPBD dapat mengerahkan Palang Merah Remaja (PMR) yang merupakan Sukarelawan dari Palang Merah Indonesia.

__Terbit pada
Desember 19, 2019
__Kategori
Kepalangmerahan

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890