Hasil Rapid Test Warga Kabupaten Merangin

Cara Penularan Virus Corona dan Pembelajaran Dari Italia

Spread the love

Pmitebo.or.id, Cerita Relawan – Virus corona merupakan virus jenis baru.Sampai saat ini, Peneliti masih meneliti untuk mengetahui bagaimana karakteristik virus ini dan penularan serta penyebarannya. Namun, WHO menjadikan penularan MERS dan SARS sebagai acuan. Karena penyebabnya dianggap berasal dari kelompok virus yang sama, yaitu coronavirus. kali ini kita bahas soal Cara Penularan Virus Corona dan Pembelajaran dari Italia. Tahukah kamu? Penularan virus corona bisa terjadi melalui berbagai hal berikut:

Droplets atau tetesan cairan yang berasal dari batuk dan bersin

Kontak pribadi seperti menyentuh dan berjabat tangan

Menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus di atasnya, kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan

Kontaminasi tinja (namun jarang terjadi)

Baca Juga : Cara Mencuci Tangan Dengan Baik dan Benar

Potensi Penularan Melalui Udara

Ketika seseorang batuk atau bersin tentunya akan mengeluarkan cairan yangmengandung virus. Ini akan, berpotensi dan menyebar ke udara. Bahkan, dapat langsung masuk ke tubuh orang lain jika berada dalam posisi berdekatan.

“Virus ini ditularkan melalui tetesan, atau sedikit cairan. Sebagian besar melalui bersin atau batuk,” kata Kepala Unit Penyakit Emerging dan Zoonosis WHO Dr Maria Van Kerkhove, dilansir dari CNBC.

Bahkan, para peneliti menemukan bahwa virus COVID-19 atau virus lainnya bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu di udara. Disamping itu, dapat menempel di permukaan benda, bergantung pada faktor panas dan kelembapan.

Baca Juga : Benarkah air dapat membunuh Virus Corona [DISINFORMASI]

Virus corona jenis baru ini juga terbukti dapat bertahan empat jam pada tembaga. Kemudian, pada karton dapat bertahan hingga 24 Jam. Namun, hari pada plastik dan stainless steel dapat bertahan hingga 3 hari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS dilansir dari KOMPAS, menyebutkan, jarak penyebaran cairan di udara setidaknya sejauh 2 meter antar-manusia. Jadi jaga jarak ya.

Pelajaran dari Italia dan pentingnya : social distancing

Oleh karena itu, social distancing atau physical distancing diyakini menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi angka penyebaran. Social distancing atau jarak sosial adalah menjaga jarak dengan menghindari kerumunan, pertemuan publik, dan tak menghadiri pertemuan dalam kelompok besar.

Setiap orang terus diingatkan, pemerintah terus menghimbau agar menerapkan social distancing agar tak seperti kasus di Italia. Tak ada yang mengira bahwa Italia kini menyumbang hampir 15 persen dari total infeksi di dunia. Padahal, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte kala itu mengklaim bahwa sistem pencegahan Italia paling ketat di Eropa (Dalam Kompas, 16/03/2020).

Baca Juga : Bayi Mengalami Pilek Saat Liburan? Simak Tipsnya

Pencegahan

Pencegahan yang dapat kita lakukan untuk menghambat atau menekan laju penularan virus corona COVID-19, di antaranya yaitu:

Menghindari kontak dekat dengan pasien penderita penyakit saluran pernapasan akut

Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menjaga kebersihannya dengan hand sanitizer berkadar alkohol minimal 70 persen

Menghindari kontak dengan peternakan atau binatang liar tanpa perlindunga.

Menjaga dan memperkuat imunitas tubuh

Bagaimana ulasan mengenai Cara Penularan Virus Corona dan Pembelajaran dari Italia. Tetap waspada dan jaga kesehatan.

__Terbit pada
Maret 27, 2020
__Kategori
Cerita Relawan

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890