Gejala aneh COVID-19 pasien mengalami Anosmia atau dysgeusia

Gara – Gara Corona, Cantik dan Gantengmu Terganggu

Spread the love

Pmitebo.or.id, Kepalangmerahan – Penelitian tentang influenza, penyakit serupa influenza (influenza-like illness), dan coronavirus pada manusia memberi bukti bahwa penggunaan masker medis dapat mencegah penyebaran percikan yang dapat menyebabkan infeksi dari orang yang terinfeksi ke orang lain dan kemungkinan kontaminasi lingkungan akibat percikan ini.

Masker medis harus disediakan untuk tenaga kesehatan. Penggunaan masker medis oleh masyarakat dapat menciptakan rasa aman namun harus dibarengi dengan menjaga kebersihan tangan dan menjaga jarak fisik.

Orang Yang Mengalami Gejala Harus

• mengenakan masker medis, mengisolasi diri, dan segera mencari pertolongan medis saat mulai merasa tidak sehat. Gejala dapat berupa demam, rasa letih, batuk, sakit tenggorokan, dan sesak napas. Penting diingat bahwa gejala-gejala awal bagi orang-orang yang terinfeksi COVID-19 dapat terasa sangat ringan;

• mengikuti instruksi cara memakai, melepaskan, dan membuang masker medis;

• melakukan semua langkah pencegahan, terutama menjaga kebersihan tangan dan menjaga jarak fisik dengan orang lain.

Semua orang harus:

• menghindari perkumpulan orang dan ruang tertutup yang ramai;

• menjaga jarak fisik sekurang-kurangnya 1 m dari orang lain, terutama orang yang menunjukkan gejala saluran pernapasan (misalnya., batuk, bersin);

• sering membersihkan tangan, menggunakan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol jika tangan tidak tampak kotor atau sabun dan air bersih mengalir saat tangan terlihat kotor;

• menutup hidung dan mulut dengan lengan yang terlipat atau tisu saat batuk atau bersin, segera membuang tisu tersebut setelah dipakai, dan membersihkan tangan;

• menghindari menyentuh mulut, hidung, dan mata.

Di beberapa negara, masker dipakai sesuai dengan kebiasaan setempat atau sesuai anjuran otoritas nasional dalam konteks COVID-19. Dalam situasi demikian, praktik terbaik cara menggunakan, melepas, dan membuang masker serta membersihkan tangan setelah melepas masker harus diikuti.

Seluruh Masyarakat Indonesia Diharuskan Kenakan Masker

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menegaskan bahwa pemerintah menjalankan program ‘masker untuk semua’ per 5 April 2020 sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Semua harus menggunakan masker. Masker bedah dan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Gunakan masker kain, Ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala didapatkan di luar,” ujar Yuri pada konferensi pers dilansir dari Cnbcindonesia.com, Minggu (5/4/2020).

Yuri mengatakan masyarakat harus menggunakan masker kain jika hendak keluar rumah dan ia menganjurkan penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam lalu kemudian harus di cuci dengan sabun.

Dikhawatirkan bahwa masih banyak orang yang terkonfirmasi positif corona berkeluyuran di luar dan tanpa kita sadari orang tersebut membawa virus corona melalui droplet. Maka demikian, masker penting untuk digunakan.

__Terbit pada
April 12, 2020
__Kategori
Kepalangmerahan

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890