Gejala aneh COVID-19 pasien mengalami Anosmia atau dysgeusia

Gejala Aneh COVID-19 Pasien Mengalami Anosmia atau Dysgeusia, Apa Itu?

Spread the love

Pmitebo.or.id, Cerita Relawan – Dalam beberapa artikel maupun layanan WhatsApp COVID-19 Pemerintah menyebutkan gejala coronavirus COVID-19 paling umum yang banyak dialami pasien adalah demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Namun, ternyata ada beberapa gejala coronavirus (COVID-19) tidak biasa. Tentunya ini, yang juga dialami oleh sebagian kecil pasien COVID-19.

Gejala aneh yang mungkin menandai adanya infeksi COVID-19 ini diidentifikasi oleh American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery. Dalam sebuah pernyataan di situs web mereka, dikatakan salah satu gejala coronavirus yaitu anosmia dan dysgeusia (Dalam Tirto.id). Gejala aneh covid-19 pasien mengalami anosmia atau dysgeusia, apa itu?.

Baca Juga : Cara Penularan COVID-19 Dan Pembelajaran Dari Italia

Gejala aneh yang tidak umum salah satunya adalah anosmia, yaitu berkurangnya fungsi indera penciuman. Disamping itu, pasien juga mengalami dysgeusia atau berkurangnya indera perasa. Kedua hal ini tentunya bisa menjadi acuan untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya infeksi COVID-19 dalam tubuh.

“Anosmia, khususnya, telah terlihat pada pasien yang akhirnya dites dan dinyatatakan positif virus corona tanpa gejala lain,” kata pernyataan dalam situs web itu, seperti dikutip CNN.com.

Namun, pada umumnya gejala “demam, batuk, dan sesak napas” masih menjadi gejala paling tampak sebagai salah satu identifikasi awal infeksi coronavirus COVID-19. Dokter dan para ahli telah menggambarkan beberapa gejala yang paling umum, termasuk beberapa yang langka. Terutama, seperti kehilangan kemampuan untuk mencium bau.

Baca Juga : Setda Tebo Positif COVID-19 Beredar Di WAG, Ini Klarifikasi Resminya

Para Pasien COVID-19 Awalnya Tidak Merasakan Sakit

Dilansir dari Katadata.com, Para peneliti sebelumnya menemukan fakta bahwa sekitar 86% orang yang terinfeksi Covid-19, tidak terdeteksi sebelumnya sehingga membuat penyebaran wabah makin cepat. Mereka tidak terdiagnosis kemungkinan karena mereka tidak merasakan sakit.

Dilansir dari LiveScience, para ahli menyebutkan bahwa para pasien yang tidak memiliki gejala sakit ternyata menjadi sumber penyebaran Virus Corona (COVDI-19). Berkontribusi terhadap dua pertiga kasus Covid-19 yang tercatat di Tiongkok pada awal kemunculan wabah.

Namun, gejala aneh COVID-19 pasien mengalami Anosmia atau Dysgeusia ini menjadi sangat penting untuk diwaspadai khususnya bagi kaum muda. Karena mereka tidak merasakan sakit ketika terjangkit COVID-19.

Apalagi, mereka tidak melakukan isolasi atau karantina diri sehingga secara tak sadar mereka telah menularkan virus corona kepada seseorang yang lebih rentan.

loading…
__Terbit pada
Maret 29, 2020
__Kategori
Cerita Relawan

Penulis: Slamet Setya Budi

banner 72890