Penyebab Daya Tahan Tubuh Menuru membuat kita mudah terserang COVID19

Penyebab Daya Tahan Tubuh Menurun, Sering Mengalami?

Spread the love

Pmitebo.or.id, Kepalangmerahan – Penyebaran Virus Korona (COVID19) di Indonesia terus mengalami peningkatan. Ketika tulisan ini diterbitkan tercatat 790 Positiv Covid-19, 31 Sembuh, dan 58 Meninggal Dunia (25/03/2020). Di tengah mewabahnya virus korona baru (COVID-19). Tentu menjadi sangat penting untuk kita menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.

Baca Juga : Membuat Disinfektan Ala PMI Tebo, Bahan Mudah Kok

Tujuannya yaitu untuk dapat mencegah diri sendiri terinfeksi virus dan mempercepat pemulihan ketika memang telah terinfeksi. Untuk, meningkatkan daya tahan tubuh kita harus melakukan gaya hidup sehat sederhana. Misalnya, konsumsi makanan sehat, bergizi dan seimbang, mampu mengelola stres, istirahat yang cukup, kualitas tidur yang baik, olahraga rutin, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dimanapun berada.

Baca Juga : Bencana Ditebo Saling Tolong Menolong Untuk Kemanusiaan

Namun sebaliknya, ada beberapa hal yang justru mampu memperlemah imunitas tubuh kita. Apakah itu? berikut penyebab daya tahan tubuh menurun :

1. Stres

Ternyata tingkat stress menduduki peringkat pertama. Imbauan untuk tidak panik berlebihan ternyata ada benarnya. Karena panik hingga stres dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita. Stres akan membuat otak meningkatkan produksi hormon kortisol, yang tentunya akan merusak fungsi sel T melawan infeksi. Sehingga penting mengelola stres, dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan atau berolahraga. Dan jangan memforsir pikiran terlalu jauh dan yang tidak mampu untuk difikirkan

Baca Juga : 10 Wisata Terhits di Jambi, Selesai Wabah Corona Liburan Ya

2. Tidak bergerak

Jika olahraga rutin dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sebaliknya dengan orang yang mager (malas gerak). Duduk sepanjang waktu, tidak berolahraga, dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Hal tersebut berdasarkan penelitian pada Januari 2012 di American Journal of Preventive Medicine.

Baca Juga : Begini Cara Kerja PMI Tebo Gunakan LIVE CHAT untuk Tanya Jawab COVID-19

3. Terlalu banyak berolahraga

Berdasarkan tinjauan di Acta Clinica Croatica pada Desember 2012 lalu. Ternyata, terlalu banyak olahraga yang berat, yang disebut sindrom overtraining, dapat melemahkan tubuh dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi loh. Jadi serba salah ya, tidak banyak gerak kena over gerak kena. Intinya segala sesuatu jangan berlebihan.

4. Merokok

Mulai saat ini stop merokok ya, karena dapat memiliki efek berbahaya pada sistem kekebalan tubuh. Karena apa, nikotin meningkatkan kadar kortisol, sekaligus mengurangi pembentukan antibodi sel B dan respons sel T terhadap antigen. Uap dari rokok elektronik tentunya juga dapat merusak organ paru-paru dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

5. Radiasi ultraviolet

Selain penyebaran virus korona, sinar ultraviolet dari matahari juga tak kalah berbahaya. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), paparan sinar UV lingkungan dapat mempengaruhi sel-sel. Sel – sel tersebut bertanggung jawab untuk memicu respons imun. Sehingga meningkatkan risiko infeksi dan kemungkinan menurunkan pertahanan tubuh terhadap kanker kulit.

Baca Juga : Pertanyaan Seputar COVID19

Kesimpulannya, agar kita menjaga kesehatan dan hindari prilaku diatas agar imunitas kita terjaga. Ingat Virus COVID-19 adalah musuh yang tidak terlihat, dan benteng untuk melawannya adalah Imunitas kita kuat. Penyebab daya tahan tubuh menurun tergantung dengan cara kita dan pola hidup kita.

__Terbit pada
Maret 25, 2020
__Kategori
Kepalangmerahan

Penulis: Slamet Setya Budi

Tinggalkan Balasan

banner 72890