Banjir di Desa Teluk Lancang

PMI Tebo Kok Di Bencana?

Spread the love

Pmitebo.or.id, Kepalangmerahan – Dalam respon Bencana Banjir di Desa Teluk Lancang Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo kehadiran PMI disambut positif oleh Pemerintah Desa dan stakeholder terkait. Diawal kehadiran PMI banyak yang bertanya, ini PMI Kabupaten Tebo atau PMI mana ya?. Maklum secara geografis Desa Teluk Lancang berbatasan langsung dengan Dharmasraya Provinsi Sumbar.

Selain itu, banyak yang bertanya bukannya PMI adalah donor darah? Memang masih sedikit masyarakat yang memahami bahwa PMI juga bergerak dibidang Kebencanaan. Tidak dipungkiri selama ini image PMI di masyarakat adalah kegiatan donor darah. Dalam respon bencana Banjir di Desa Teluk Lancang, PMI Kabupaten Tebo melakukan assesment setelah mendapatkan laporan adanya bencana Banjir dari salah satu petugas Puskesmas dan pantauan media sosial pada tanggal 14 Desember 2019 pukul 08.00 WIB.

Setelah itu, PMI Kabupaten Tebo menerjunkan Tim Assesment, Pertolongan Pertama, dan Dukungan Psikososial. Lalu, Tim Pertama meluncur ke lokasi dari Markas sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam perjalanan sempat terjadi hujan lokal. Sesampainya di Sungai Abang, PMI Kabupaten Tebo disambut hangat di yang notabene merupakan Ibukota Kecamatan VII Koto. Di Desa Sungai Abang PMI Tebo melakukan koordinasi tim dan persiapan untuk memobilisasi PMR SMAN 6 Tebo. Secara terpisah, Jarak dari markas PMI Kabupaten Tebo menuju lokasi terdampak bencana sekitar 100 Km.

Setelah melakukan koordinasi, PMI Kabupaten Tebo meluncur ke Desa Teluk Lancang. Dari pantauan, debit air sungai Batanghari tinggi dan beberapa desa terlihat lahan dan beberapa rumah terendam. Akses jalan tergenang air sepanjang 1,3 Km dengan ketinggian air bervariasi antara 30 cm – 1,30 M. Sepeda motor dan kendaraan roda empat terjebak. Disamping itu, untuk menuju lokasi kendaraan roda dua dapat menggunakan transportasi air yang dikenal dengan Tempek. Namun, ongkos per satu unit sepeda motor mencapai Rp. 40.000,- sekali jalan.

Tugas PMI

Jika merujuk pada Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan maka ada beberapa poin tugas dari PMI yaitu :

a. memberikan bantuan Bersenjata, kerusuhan, lainnya;

b. memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. melakukan pembinaan relawan;

d. melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan Kepalangmerahan;

e. menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan kegiatan Kepalangmerahan;

f. membantu dalam penanganan musibah dan/atau bencana di dalam dan di luar negeri;

g. membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial; dan

h. melaksanakan tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan oleh pemerintah.

Sementara itu, dalam Peraturan Bupati Tebo Nomor 39 Tahun 2017 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Bencana di Kabupaten Tebo, PMI Tebo berperan serta dalam Bidang Kesehatan, Perencanaan dan Pengendalian Penyelenggaraan Pendidikan Darurat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaat. Namun dalam SOP apabila sewaktu – waktu terjadi bencana BPBD dapat mengerahkan Palang Merah Remaja (PMR) yang merupakan Sukarelawan dari Palang Merah Indonesia.

__Terbit pada
Desember 19, 2019
__Kategori
Kepalangmerahan

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890