Relawan Baper

Relawan PMI Boleh Baper Soal Kemanusiaan, Kalau Sindiran Jangan

Spread the love

Pmitebo.or.id, Kepalangmerahan – Nah, mungkin bagi sebagian orang tak asing lagi yang namanya Baper. Tak ayal fenomena tersebut sering melanda para Sukarelawan PMI Kabupaten Tebo. Kita memahami bahwa perasaan setiap individu memang berbeda, intinya sih tergantung kepekaan dan olah rasa masing – masing. Tak perlu diragukan kalau ditanya semangat kesukarelaan para volunteer Palang Merah Indonesia.

Permasalahan Kebaper-an seseorang biasanya dipengaruhi dalam tata cara berkomunikasi. Namun untuk para Baperers juga harus memahami bagaimana sih kondisi orang lain. Eits, namun apakah sobat semuanya tahu apa itu Baper?

Nah, kamus bahasa gaul pun mengartikan jika “baper” adalah singkatan dari bawa perasaan. Bawa perasaan maksudnya adalah seseorang menyaksikan atau mendengar suatu hal, kemudian perasaannya terbawa akan hal yang disaksikan atau didengar tersebut. Nah bisa jadi Baper itu disebabkan oleh beberapa hal berikut :

Tempramen bawaan

Bisa jadi orang yang mudah sekali terbawa perasaan adalah orang yang memang sudah mempunyai tempramen bawaan yang sangat sensitif. Biasanya, mereka akan sangat peka atau bahkan suka membesar-besarkan permasalahan. Kunci ketenangan dari orang yang mempunyai sifat bawaan ini adalah selalu berfikir positif.

Kejadiannya memang memicu emosi

Sering kali sebuah kejadian atau permasalahan begitu pelik, sehingga memicu seseorang untuk emosi dan akhirnya merasa sakit hati. Manusiawi, namun baiknya kita tenang terlebih dahulu dan pikirikan bagaimana memecahkan permasalahan daripada berdiam diri dan terbawa perasaan kan nyesek ya.

Gagal move-on dari permasalahannya itu sendiri

Kembali lagi karena ada permasalahan yang begitu rumit, sehingga bisa menyebabkan seseorang terlalu membawa perasaan tanpa memikirkan untuk memecahkan masalah.

Nah, boleh sih baper itu. Karena itu sifat manusiawi namun kalau sindiran – sindiran yang negatif, atau karena merasa dikacangin cobalah berfikir positif dan tenang dulu. Setelah itu komunikasikan dengan baik ya. Mungkin solusi terbaik jika dikaitkan dengan Materi Kepalangmerahan perlu nih Pelatihan Dukungan Psikososial (PSP). Namun, untuk relawan PMI tidak usah diragukan kalau Baper soal kemanusiaan, mereka pasti Peka.

Penulis : Slamet Setya Budi (PMI Kabupaten Tebo)

__Terbit pada
Januari 30, 2020
__Kategori
Cerita Relawan

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890