Salah Satu Daerah Dijambi Ditetapkan Zona Merah COVID-19

Spread the love

Pmitebo.or.id, Tanggap Corona – Kasus virus corona di Provinsi jambi mengalami peningkatan. Bahkan, tercatat pada tanggal 26 April 2020 terjadi lonjakan kasus dalam satu hari mencapai 11 Kasus. Dilansir dari corona.jambiprov.go.id terdapat 32 Kasus COVID-19 dan 1 dinyatakan sembuh. Berkaca dari data tersebut, salah satu daerah di Provinsi Jambi ditetapkan Zona Merah. Namun bersabar ya kita pahami dulu itu zona merah?

Istilah red zone (zona merah), green zone (zona hijau) sering ditemui dalam pemberitaan tentang pandemi virus corona baru atau Covid-19. Namun, arti dari masing-masing istilah zona tersebut masih belum banyak diketahui.

Baca Juga : Update Corona Per 27 April di Jambi

Dikutip dari New England Complex Systems Institute, istilah zona tersebut digunakan untuk memantau dan merespons wabah agar lebih efektif. Ada empat kode zona dalam identifikasi, yakni Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah.

Pembagian Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah harus praktis (lingkungan, kawasan perkotaan, kabupaten/kota, negara bagian) sehingga batas, pos pemeriksaan, dan pembatasan perjalanan ditetapkan ke zona warna lain yang setara.

Berikut masing-masing arti warna 4 zona dalam penanganan kasus pandemi Covid-19.

1. Zona Hijau

Negara atau wilayah tanpa kasus yang dikonfirmasi, atau tanpa ada pelancong yang terinfeksi yang datang dari negara/wilayah lain.

Upaya antisipasi yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk mekanisme penularan penyakit dan penghindaran (jarak sosial, cuci tangan, masker).

Selanjutnya, kembangkan proses respons cepat untuk menguji gejala yang terkait dengan warga domestik.

Lakukan tes cepat di perbatasan individu yang bepergian dari Zona Kuning atau Oranye untuk mengidentifikasi individu yang bergejala (demam, batuk).

Baca Juga : Update Corona di Indonesia Per 27 April

Penumpang yang masuk dari kendaraan yang sama (pesawat, kereta, bus, mobil) harus ditahan untuk diperiksa. Jika hasilnya positif, wajib karantina 14 hari dari kasus yang dikonfirmasi, dan penumpang serta awak lainnya (secara individu atau dalam kelompok kecil).

Menegakkan karantina 14 hari untuk individu yang berisiko, termasuk semua pelancong dari Zona Merah.

2. Zona Kuning

Negara atau daerah dengan beberapa kasus penularan lokal, tetapi tanpa kelompok penularan komunitas.

Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kasus adalah dengan semua respons pada zona hijau, ditambah mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi (pelacakan kontak), dan uji, pantau dan atau isolasi sendiri.

Selanjutnya, lakukan perlindungan pribadi termasuk jarak sosial, mencuci tangan, etiket bersin.

Baca Juga : Kabar Baik Untuk Kabupaten Tebo

“Sering memantau kondisi kesehatan kelompok orang terpilih dengan kontak sosial yang sering, terutama di daerah di mana penularan lokal terdeteksi, untuk deteksi kasus dini dan wabah,” demikian tertulis dalam keterangan itu.

Hal lain adalah, mendesak warga untuk menghindari pertemuan yang tidak penting, terutama di ruang tertutup, serta memberikan perlindungan maksimal untuk staf medis.

3. Zona Oranye

Negara atau wilayah yang berdekatan dengan Zona Merah atau dengan kelompok kecil.

Upaya yang bisa dilakukan adalah melaksanakan semua upaya pada Zona Kuning, ditambah dengan melaksanakan perlindungan pribadi, termasuk masker wajah.

Baca Juga : Hanya Satu Kabupaten di Jambi 0 Positif, 0 ODP, 0 PDP Per 27 April

Kemudian, menunda atau membatalkan pertemuan dan acara yang tidak penting, mendisinfeksi tempat umum, tes secara aktif semua orang dengan gejala, dan meningkatkan kapasitas dan kecepatan uji.

4. Zona Merah

Negara atau wilayah yang telah mempertahankan transmisi komunitas (misalnya DKI Jakarta).

Upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak adalah semua upaya yang dilakukan pada Zona Oranye, ditambah dengan menangguhkan sekolah, tempat ibadah, dan bisnis.

Upaya lain adalah membatasi perjalanan hanya untuk tujuan penting.

“Komunitas yang terinfeksi lockdown (karantina) menjaga orang-orang di rumah mereka dan mengirimkan kebutuhan mereka tanpa kontak fisik,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga : Bayi Mengalami Pilek Saat Liburan, Ini Tipsnya

Upaya selanjutnya adalah kontak karantina kasus, galvanisasi sumber daya nasional (medis, logistik) untuk area karantina.

Fasilitas pelayanan harus terpisah untuk kasus infeksi dari layanan kesehatan lainnya, dan membuat berbagai tingkatan rumah sakit untuk memisahkan dan menangani kasus dengan tingkat keparahan berbeda.

Kota Jambi Ditetapkan Zona Merah

“Kota Jambi ditetapkan sebagai zona merah atau transmisi lokal pada kemarin (26/7), informasi ini kita dapat dari Kepala Dinkes Provinsi Jambi” Tutur Jubir penanganan Covid19 Jambi Johansyah saat diwawancarai jambiekspres.co.id (27/4).

Baca Juga : 10 Wisata Terhits di Jambi, Selepas Corona Liburan Ya

Penetapan Zona Merah merupakan kebijakan dari gugus tugas pusat hal ini didasari terjadinya transmisi lokal. Yaitu tersebar ke keluarga dan orang sekitarnya yang ada di Kota Jambi.

“Di Kota Jambi sudah berhubung, bukan hanya anak pasien positif saja bahkan keluarga dan masyarakat sekitarnya juga sudah terkena virus,” ujarnya.

__Terbit pada
April 27, 2020
__Kategori
Tanggap Corona

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890