Tolong Jangan Kucilkan Kami, Relawan PMI Sedang Bertugas Digosipkan Isolasi

Spread the love

Pmitebo.or.id, Cerita Relawan – Penyebaran virus Corona yang cenderung meningkat menimbulkan banyak persepsi dikalangan masyarakat. Salah satunya tentu stigma negatif yang terjadi pada tenaga kesehatan maupun relawan PMI. Tolong jangan kucilkan kami yang sedang berjuang dalam penanganan corona.

Kerena apa? dengan banyaknya akibat yang ditimbulkan dari stigma negatif tersebut, ada perawat yang diusir dari kost. Disamping itu, pengucilan paramedis dan relawan yang merawat pasien terinfeksi virus Corona bahkan petugas disinfeksi. Parahnya, timbulnya penolakan jenazah pasien yang terinfeksi virus tersebut.

Timbulnya stigma negatif ini dirasakan langsung oleh salah satu Relawan PMI Kabupaten Tebo. Dikarenakan jarang pulang kerumah, digosipkan bahwa sedang isolasi karena terpapar corona. Padahal kita sedang menjalankan tugas kemanusiaan. Tentunya ini membuat keluarga khawatir, tetangga menjauh dan kita merasa kurangnya dukungan masyarakat. Padahal, kita berjuang untuk kalian.

Disamping itu, tidak sedikit yang merasa was – was ketika berdekatan dengan Petugas yang berjuang untuk membantu melawan pandemi corona. Setelah duduk disalah satu emperan rumah atau unit usaha, tidak berselang lama tempat tersebut di pel dan disemprot disinfektan.

Untuk mengurangi stigma negatif, apa yang harus kita lakukan.

1. Komunikasi risiko

Menerapkan komunikasi risiko dapat mengurangi dampak stigmatisasi di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan untuk meluruskan berita-berita narasi negatif yang beredar dengan kencangnya terkait virus Corona.

2. Berikan apresiasi

Masyarakat harus diedukasi agar terus memberikan apresiasi dan mendukung tenaga kesehatan, relawan PMI, yang berjuang di garda depan penanganan virus Corona. Memberikan apresiasi bisa mengurangi dampak stigmatisasi yang muncul.

3. Dukungan psikososial dan kesehatan jiwa

Psikososial dan kesehatan jiwa sangat berkaitan erat dengan stigmatisasi yang terjadi di masyarakat. Terlebih banyak berita negatif yang banyak beredar terkait virus Corona.

Persoalan COVID ni tidak hanya terbatas soal kesehatan semata tapi mencakup masalah psikologis dan sektor lainnya. Dan stigma ini juga memang merupakan area yang sangat penting di dalam pengelolaan kesehatan jiwa.

Pemerintah telah meluncurkan layanan kesehatan jiwa (SEJIWA), yang dapat diakses oleh masyarakat luas di nomor telepon 119 ext 8. Layanan ini dapat diakses masyarakat untuk mendapatkan dukungan psikologis. Diharapkan dapat mengurangi stigma negatif yang mengganggu psikologis masyarakat di tengah pandemi Corona. Tolong jangan kucilkan kami, jika takut cukup jaga jarak dan jangan digosipkan yang tidak – tidak.

__Terbit pada
Mei 1, 2020
__Kategori
Tanggap Corona

Penulis: pmikabupatentebo

Tinggalkan Balasan

banner 72890